Dakwah islam, Penyejuk Hati

Kamis, 03 November 2016

Puluhan Tahun Dikubur, Jenazah Ini Masih Utuh Dan Wajahnya Bercahaya, Ternyata Amalan Inilah Yang Semasa Hidup Sering Ia Lakukan

Bismillah ... 
Suatu ketika, seorang kontraktor akan membangun sebuah apartemen mewah di atas tanah bekas kuburan milik warga. Walaupun sedikit jauh dari keramaian, namun tempat yang akan dibangun ini sangat strategis untuk membangun sebuah apartemen.


Ketika pekerja hendak membangun pondasi apartemen, tiba-tiba seorang warga memberi tahu di tanah yang hendak dibangun itu ada kuburan tua seorang wanita yang belum terangkat. Sejenak pekerja itu terdiam dan menanyakan kira-kira kuburan siapa yang ada di sini. Siapa keluarga dari kuburan ini, lalu warga menjawab bahwa keluarganya sudah tidak ada. Hanya dia sendiri yang dikubur di sini dan keluarganya meninggal bukan di tempat ini.

Sejenak kontraktor itu terdiam dan memikirkan ke mana kuburan itu harus dipindahkan. Sedangkan tanah untuk pemindahan kuburan yang disediakan sudah penuh.
Setelah lamanya berpikir, kontraktor itu menanyakan tempat yang tepat untuk memindahkan kuburan itu. Akhirnya ada tempat yang bagus untuk kuburan itu.

Setelah tempatnya ditentukan, kuburan itu dibongkar untuk dipindahkan. Setelah 15
menit, para penggali kubur menemukan jasad seorang wanita. Namun, para penggali kubur dan kontraktor terkejut bukan main. Subhanallah, sungguh tidak biasa kuburan yang hampir berumur 50 tahun ini ternyata jasad yang ada di dalamnya masih utuh sempurna dan wajah dari jasad itu sungguh menyilaukan orang yang melihatnya seolah kaca yang terkena sinar yang terang dan mencerminkan ketenangan.

Jasad dengan wajah tersenyum itu sejenak membuat orang yang melihat terkejut dan keheranan. Tak lama setelah itu, datang seorang kakek tua yang kenal dengan jasad itu lalu menceritakan kepada perihal jasad itu. Dulu, ketika wanita itu masih muda selalu mendawamkan wudhu di setiap waktunya.

Ketika marah, dia selalu berusaha tenang dengan bewudhu. Ketika dalam kesulitan dia selalu berwudhu. Ketika senangpun dia selalu berwudhu. Sungguh berbeda dengan adiknya yang urakan dan selalu memoles wajahnya yang cantik itu.

Adiknya sombong karena kecantikannya. Tak jarang dulu pria yang seusianya ingin meminangnya.
Adiknya itu selalu menolak pria yang tidak punya mobil, jangankan meminang berteman saja enggan. Sungguh berbeda jauh dengan kakaknya yang sederhana, baik tutur kata dan selalu menutup aurat.
Setelah lama mendengar cerita dari kakek, kontraktor itu sejenak tertegun dan menanyakan tentang keadaan adik jasad wanita itu. Kata kakek, adiknya yang urakan itu telah meninggal dengan wajah terbakar karena tabrakan saat bersenang-senang dengan teman prianya. Bahkan tubuh dan tulang wajahnya remuk sampai orang tuanya tak mengenalinya lagi. Naudzubillah.

Si kontraktor yang dulu suka dengan wanita yang berdandan seksi atau wanita yang sering membuka aurat, bahkan memperlihatkan titik-titik vitalitas kepadanya akhirnya bertobat kepada Allah. Kontraktor yang dulunya seorang playboy, sekarang sudah insaf tidak akan mengulanginya lagi.
Wallahu ‘a lam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.